Hosting Indonesia

Nisfu Sya'ban

Keistimewaan dan kemuliaan bulan Sya’ban terletak pada pertengahannya, sehingga disebut dengan Nisfu Sya’ban. Nisfu artinya setengah atau seperdua, dan Sya’ban sebagaimana disebut pada awal tulisan ini, adalah bulan kedelapan dari tahun Hijrah. Nisfu Sya’ban secara harfiyah berarti hari atau malam pertengahan bulan Sya’ban atau tanggal lima belas Sya’ban.

Bulan kedelapan dari tahun Hijriah itu dinamakan dengan Sya’ban karena pada bulan itu ditemukan banyak jalan untuk mencapai kebaikan. Malam Nisfu Sya’ban dimuliakan oleh sebagian kaum muslimin karena pada malam itu diyakini dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia; Raqib dan Atib,
menyerahkan catatan amalan manusia Allah SWT, dan pada malam itu pula catatan-catatan itu diganti dengan catatan yang baru. Nisfu sya'ban adalah pertengahan bulan sya'ban dimana catatan malaikat raqib dan atid yang berada didiri kita, diserahkn kepada Allah subhanahu-wa-ta'ala.

Tradisi membaca surat yasin sebanyak tiga kali secara bersama-sama dengan Niat yang pertama memohon kepada Allah subhanahu-wa-ta'ala supaya segala khilafan diampuni dan kepada kedua orantua baik yang masih hidup atau telah wafat. Niat yang kedua memohon kepada Allah subhanahu-wa-ta'ala supaya segala amaliah panjang umur dengan ddiberikan kesempatan bertemu bulan Ramadhan. Niat yang ketiga memohon kepada Allah subhanahu-wa-ta'ala supaya diberikan jalan keluar dari kesulitan dan diberikan rizki yang halal.

Semua dapat menyadari bahwa sesungguhnya bulan Sya’ban merupakan bulan persiapan untuk memasuki bulan suci Ramadan. Persiapan itu meliputi persiapan mental dan persiapan fisik. Manusia atau umat hendaknya memasuki bulan suci Ramadan sudah dalam keadaan iman yang mantap dan sudah dalam keadaan mendapatkan syafaat, dan sudah dalam keadaan mendapat jaminan dan pembebasan dari siksaan api neraka. Wallahu-'alam-bissawab.

Komentar

Postingan Populer

Follow My Social Media