Hosting Indonesia

Kita akan mengalami Fase Kematian dan Fase Akhirat!


Fase Kematian
Pasti kita akan berbuat yang terbaik. Tetapi kita tidak tahu kapan. Sehingga berlomba-lomba dalam kebaikan.

 فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ. 
Barang siapa yang berucap tahlil jaminan masuk surga. Hati dan pikiran harus menyatu. Khusyuk. Hati kita terpaut kepada Allah Subhanahuwata’ala. Belajar membuka diri kepada Allah Subhanahuwata’ala. Hati kita berdzikir mengingat Allah Subhanahuwata’ala. Shalat itu do’a. Do’a pikirkan dan masukkan dalam hati. Sesuatu yang hilang terkadang ingat. Apakah itu hidayah. Bukan. Misal dipikiran kita uang ketemu saat shalat. Itu adalah iblis. Supaya kita lupa. Iblis masuk dalam shalat.

Firman Allah dalam surat AL Ma’un ayat 4

فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ
Artinya : "Maka kecelakaanlah, bagi orang-orang yang shalat," – (QS. Al Ma’un[107]:4)

Ketika kita membaca Al Fatehah. Allah Subhanahuwata’ala akan menjawab hambaku memujiKu. Tetapi kita tertutup iblis. Malaikat mungkar dan nagkir bertanya siapa tuhanmu? Ketika kita tak baca tahlil, shalat, membaca Al Qur’an kita akan tidak bisa menjawab insha allah bisa menjawab pertanyaan dari malaikat. Tidak bisa dibayangkan malaikat. Fase manusia akan mati. Dimintai pertanggungjawaban. Pertanyaan siapa nabimu? Apakah kita sebatas membaca shalawat membaca syirahnya? Pertanyaan apa kitabmu? Sudah sebesar apa kecintaan kita membaca Al Qur’an.

Fase Alam Kubur
Alam barzah sudah ada nikmat dan ada adzab. Ada nikmat dan siksa kubur. Sewaktu Rasulallah berjalan bersama para sahabat. Dua orang ini sekarang disiksa, pertama bukan disiksa bukan karena dosa besar tetapi dia kencing sembarangan tidak tahu najis. Kedua dia tidak menjaga lisannya. Sehingga sakit hati orang lain. Maka keduanya mendapat siksa kubur.

Imam Al Ghozhali dimimpikan oleh muridnya. Imam mendapatkan nikmat kubur. Karena ada lalat yang masuk kedalam minuman beliau dan oleh beliau dibiarkan lalat itu untuk minum.

Fase Akhirat
Sirat surga dan neraka, kehidupan kita uji dan tauhid kita kepada Allah Subhanahuwata’ala sehingga kita memperbanyak hati kita terus beriman. Jangan sampai kalian mati kecuali dalam keadaan tauhid kepada Allah Subhanahuwata’ala. Dengan tauhid yang benar.

Mari kita ajak Keluarga kita, sejak dini kenalkan masjid tempat tarbiyah kita. Senantiasa cinta kepada Allah Subhanahuwata’ala dan Rasulallah. Kalimat tahlil "لااله الاالله" dan hendaklah kita Tetapkan tauhid. Wallahu’alam bishowab

Komentar

Postingan Populer

Follow My Social Media